SAAT AJAL YANG PASTI ITU TIBA

KH Hafidz Abdurrahman

Hidup adalah rangkaian waktu. Waktu demi waktu terangkai menjadi satu, diberikan kepada setiap manusia sebagai ajal. Iya, itulah tenggat waktu yang diberikan oleh Allah kepada kita. Karena itu, setiap umat, kaum dan manusia mempunyai ajal, tenggat waktu. Ketika tenggat waktu yang diberikan telah berakhir, maka tak satupun yang bisa meminta ditangguhkan. Begitu juga ketika tenggat waktu itu belum tiba, maka ia pun tak bisa diajukan, meski hanya sesaat. Itulah ajal manusia.

Allah berfirman:

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لاَ يَسْتَأْخِرُوْنَ سَاعَةً وَلاَ يَسْتَقْدِمُوْنَ

“Setiap umat mempunyai ajal [tenggat waktu]. Ketika tiba ajal mereka, maka mereka tidak bisa meminta ditangguhkan meski hanya sesaat. Juga tidak bisa minta diajukan.” [Q.s. al-A’raf: 34]

Karena itu, tanpa terasa, setiap detik, menit, jam, hari, minggu, bulan dan tahun berlalu, saat usia kita bertambah, sesungguhnya ajal [tenggat waktu] kita semakin dekat. Karena terus berkurang demi detik, menit, jam, hari, minggu, bulan dan tahun. Rangkaian waktu yang telah kita lalui, meski hanya setahun, sebulan, seminggu, sehari, sejam, semenit bahkan sedetik tak akan bisa ditarik kembali. Jika semuanya itu telah pergi, maka umur kita bertambah, tetapi ajal [tenggat waktu] kita semakin dekat. Read the rest of this entry

Gubernur kafir bolehkah?

Oleh: KH Hafidz Abdurrahman
Masalah gubenur non-Muslim yang mencuat akhir-akhir ini telah memasuki wilayah krusial, karena melibatkan dalil dan pandangan ulama’. Tidak hanya sekedar logika tegas, tidak tegas, atau bersih dan korup. Karena itu, harus dikaji dan dianalisis dengan mendalam, baik tentang dalil maupun pandangan ulama’ yang digunakan untuk menjustifikasi sikap tersebut. Read the rest of this entry

KEBERKAHAN SHALAWAT UNTUK NABI SAW.

KH. Hafidz Abdurrahman

Jika Allah SWT dan para malaikat saja bershalawat untuk Nabi saw. [Q.s. al-Ahzab: 56], untuk menghormati, memuliakan dan mengagungkan manusia mulia, baginda Nabi Muhammad saw. lalu siapa kita, jika kita bershalawat untuknya pun terasa berat? Karena itu, Allah perintahkan kepada kita, agar kita bershalawat untuknya, “Wahai orang-orang yang beriman bershalawatlah kamu untuknya, dan ucapkanlah salam pernghormatan kepadanya.” [Q.s. al-Ahzab: 56].

Andai saja kita tahu keberkahan shalawat untuk Nabi saw., pasti kita tak akan pernah melewatkannya. Bagaimana tidak? Ketika para malaikat, para Nabi, para kekasih Allah, orang yang benar dan salah, yang menderita dan bahagia, saat Hari Kiamat kelak, semuanya berkata, “Demi kehormatan dan kemuliaan Muhammad, selamatkan hamba ya Allah dari adzab-Mu!” dan tak seorang pun di antara mereka yang bershalawat untuk Nabi, kecuali hajatnya dipenuhi oleh Allah [al-Hafidz Ibn al-Jauzi, Bustan al-Wa’idhin, hal. 405]. Read the rest of this entry

BELAJAR KESABARAN DARI ANAK KECIL

Al Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah berkata:
“Aku belajar kesabaran dari seorang anak kecil. Suatu ketika aku pernah berjalan ke masjid. Aku mendapati seorang wanita di dalam rumahnya sedang memukuli anaknya. Anak itu berteriak, lalu membuka pintu dan kemudian lari. Maka wanita itu pun mengunci pintu rumahnya … Read the rest of this entry

Kisah Umar bin Khattab: Tiada Kemuliaan Kecuali dengan Islam

Di tanah kelahiran Al Masih, Abu Ubaidah bin Al Jarrah yang bersanding dengan Pedang Allah yang terhunus – Khalid bin Walid, kini telah berada di atas angin. Gemerlap Baitul Maqdis tunduk menyerah dengan suka rela setelah pertempuran beberapa waktu lamanya. Patriarch Sophronius uskup teragung Yerusalem mulai membuka lisannya. “Akan tetapi kunci kota hanya sudi kami serahkan langsung ke tangan pemimpin kalian, Amirul Mukminin, pemimpin orang-orang mukmin”. Read the rest of this entry

HUKUM ISBAL

Tanya :

Ustadz, apa hukumnya isbal (mengulurkan celana atau sarung) melampaui mata kaki bagi laki-laki?

 

Jawab :

Isbal artinya mengulurkan sesuatu (sarung, celana, jubah, dll) dari atas sampai ke bawah melampaui mata kaki. (Rawwas Qal’ahjie, Mu’jam Lughah Al Fuqoha`, hlm. 139; Sa’di Abu Jaib, Al Qamus Al Fiqhi, hlm. 111).

Read the rest of this entry

[Naskah Khutbah Idul Adha 1435 H] Esensi Khilafah: Ukhuwah, Syariah, dan Dakwah

اللهُ أكْبَرُ × 9

اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيلاً،

لاَ إِلَهَ إِلاًّ اللَّهُ وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ، لاَ إِلَهَ إِلاًّ اللَّهُ اللهُ أكْبَرُ، الله أكبر وَللهِ الْحَمْدُ.

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ جَعَلَ الْيَوْمَ عِيْداً لِلْمُسْلِمِيْنَ، وَوَحَّدَنَا بِعِيْدِهِ كَأُمَّةٍ وَاحِدَةٍ، مِنْ غَيْرِ الأُمَم، وَنَشْكُرُهُ عَلَى كَمَالِ إِحْسَانِهِ وَهُوَ ذُو الْجَلاَلِ وَاْلإِكْراَمِ.

أَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَن تَشَاء وَتَنزِعُ الْمُلْكَ مِمَّن تَشَاء وَتُعِزُّ مَن تَشَاء وَتُذِلُّ مَن تَشَاء بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَىَ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ وَأَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

الَلَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى حَبِيْبِناَ المُصْطَفَى، مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ، الَّذِّي بَلَّغَ الرِّسَالَةْ، وَأَدَّى الأَمَانَةْ، وَنَصَحَ الأُمَّةْ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ دَعاَ اِلَى اللهِ بِدَعْوَتِهِ، وَجاَهَدَ فِيْ اللهِ حَقَّ جِهاَدِهِ.

اَمَّا بَعْدُ: عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ المُتَّقُوْنَ!

 

الله أكبر ×٣ ولله الحمد.

Ma’âsyira al-Muslimîn rahimakumul-Lâh

Hari ini adalah hari raya bagi umat Islam. Pada hari ini pula, umat Islam dari berbagai penjuru dunia melakukan ibadah haji di Tanah Suci. Selain mereka, disyariatkan mengerjakan shalat Ied dan menyembelih hewan kurban. Read the rest of this entry

Metode Penentuan Idul Adha

Tanya :

Ustadz, mohon diterangkan bagaimana metode penentuan Idul Adha?

Jawab :

Penentuan Idul Adha (10 Dzulhijjah) bergantung pada penentuan awal bulan Dzulhijjah. Dalam hal ini para fuqaha sepakat, bahwa penentuan awal bulan Dzulhijjah hanya didasarkan pada rukyatul hilal saja, bukan dengan hisab. Read the rest of this entry

Penentuan Idul Adha Wajib Berdasarkan Rukyatul Hilal Penduduk Makkah


بسمالله الرحمن الرحيم

Oleh: Ustadz Muhammad Shiddiq Al-Jawi*

Para ulama mujtahidin telah berbeda pendapat dalam hal mengamalkan satu ru’yat yang sama untuk Idul Fitri. Madzhab Syafi’i menganut ru’yat lokal, yaitu mereka mengamalkan ru’yat masing-masing negeri. Sementara madzhab Hanafi, Maliki, dan Hanbali menganut ru’yat global, yakni mengamalkan ru’yat yang sama untuk seluruh kaum Muslim. Artinya, jika ru’yat telah terjadi di suatu bagian bumi, maka ru’yat itu berlaku untuk seluruh kaum Muslim sedunia, meskipun mereka sendiri tidak dapat meru’yat.

Namun, khilafiyah semacam itu tidak ada dalam penentuan Idul Adha. Sesungguhnya ulama seluruh madzhab (Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hanbali) telah sepakat mengamalkan ru’yat yang sama untuk Idul Adha. Ru’yat yang dimaksud, adalah ru’yatul hilal (pengamatan bulan sabit) untuk menetapkan awal bulan Dzulhijjah, yang dilakukan oleh penduduk Makkah. Ru’yat ini berlaku untuk seluruh dunia. Read the rest of this entry

Jawaban terhadap Uraian Vaksinasi Pertama Kali oleh Dokter Muslim

Bismillah. Assalamu’alaykum wa rahmatullah.

Perdebatan pro – kontra vaksin sepertinya kian memanas, mengingat dalam 1 minggu ke depan adalah Pekan Imunisasi Nasional (PIN) dimana semakin banyak orangtua cerdas memilih uuntuk menghindari vaksin. Berbagai macam alasan para orangtua untuk memilih mengatakan TIDAK UNTUK VAKSINASI, kelompok ini lebih dikenal dengan kelompok kontra vaksinasi sebagai kelompok minoritas. Diantara alas an mereka adalah kekhawatiran akan bahaya vaksin dan dari segi halal/haramnya produk yang digunakan. Sebagai Negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, tentunya wajar sekali jika isu halal/tidaknya menjadi perhatian khusus para orangtua. Read the rest of this entry